Pengelaman Mengenal R.A Kartini
Sebenarnya saya menulis ini begitu selesai makan mie instan. Dan keinginan ingin menulis muncul saat saya ditengah-tengah menyantap mie instan, dan saat ini pukul 20.42 wib. Sore tadi saya membaca buku “habis gelap terbitlah terang”. Saya rasa semua orang tahu siapa sosok yang diceritakan dalam buku ini. Sebelumya saya memang belum pernah membaca buku tersebut, saya hanya mendengar penuturan seadannya dari guru-guru zaman dahulu mengenai kalimat habis gelap terbitlah terang dan mengenai sosok R.A Kartini. Dan saya memutuskan untuk membuat pengalaman pribadi dengan beliau lewat membaca buku tersebut walaupun ini sudah terlalu telat. Saat membaca buku tersebut di awal-awal, saya sedikit bingung dengan kalimatnya. Saya berfikir “apa ini salah ketik ? ihh, siapa sih penulisnya ? kok bahasanya rada jadul dan susah dipahami ?” lalu begitu saya lihat cetakan pertama buku ini pada tahun 1938. Lalu saya bergumam, “wahh, pantes”. Dan buku yang saya pegang tadi adalah cetakan ke 28. Oke,...