Posts

Showing posts with the label anggreyan

Pengelaman Mengenal R.A Kartini

Sebenarnya saya menulis ini begitu selesai makan mie instan. Dan keinginan ingin menulis muncul saat saya ditengah-tengah menyantap mie instan, dan saat ini pukul 20.42 wib. Sore tadi saya membaca buku “habis gelap terbitlah terang”. Saya rasa semua orang tahu siapa sosok yang diceritakan dalam buku ini. Sebelumya saya memang belum pernah membaca buku tersebut, saya hanya mendengar penuturan seadannya dari guru-guru zaman dahulu mengenai kalimat habis gelap terbitlah terang dan mengenai sosok R.A Kartini. Dan saya memutuskan untuk membuat pengalaman pribadi dengan beliau lewat membaca buku tersebut walaupun ini sudah terlalu telat. Saat membaca buku tersebut di awal-awal, saya sedikit bingung dengan kalimatnya. Saya berfikir “apa ini salah ketik ? ihh, siapa sih penulisnya ? kok bahasanya rada jadul dan susah dipahami ?” lalu begitu saya lihat cetakan pertama buku ini pada tahun 1938. Lalu saya bergumam, “wahh, pantes”. Dan buku yang saya pegang tadi adalah cetakan ke 28. Oke,...

Melamar Sebagai Penyiar

Kira-kira seminggu lalu, saya mengirimkan lamaran ke satu stasiun radio di kota ini. Stasiun radio tersebut membutuhkan pekerja sebagai penyiar. Sebelumnya, info mengenai lowongan ini saya dapat dari twitter. Di sana, syarat untuk melamar hanya mengirimkan cv, surat lamaran, dan contoh suara. Saya merasa tertarik akan lowongan itu. karena saya merasa tertarik, lalu saya mengirimkan lamaran ke radio tersebut lewat email. Hanya selang beberapa hari setelah surat lamaran tersebut saya kirim, saya mendapat telpon dari nomor asing. Saat saya mengangkat telepon, ternyata panggilan tersebut dari kantor radio. Saya merasa sedikit senang. Saya berpikir “wah, mereka menguhubungi saya, apakah mereka tertarik dengan jenis suara yang saya?”   Pada perbincangan tersebut, saya disuruh datang ke kantor utuk test tiga hari kedepan.  Di hari H saya pun berangkat, dengan sedikit grogi, karena saya tidak tahu apa-apa. Kira kira apa yang akan saya lakukan disana. Saya berfikir, apakah m...

Untuk Jadi Imigran Saja, Harus Lulus Persyaratan. (Belgia)

Setelah beberapa lama saya fakum sebagai part timer, kemarin saya kembali bekerja lagi. Karena di hari weekend, jadi karyawan tidak ada yang kerja. jadi hanya sendiri dengan bos bule yang sebelumnya pernah saya ceritakan lewat tulisan saya sebelumnya. Jangan berpikiran macam-macam dulu. Karena selama bekerja, anak bos saya ada di office dan rumah dengan office hanya dipisahkan dengan dinding. Disela-sela bekerja, saya bertanya pada bos saya. “Mr, kenapa milih tinggal di Indonesia ? kenapa tidak di Belgia saja?” saya memang ingin sekali merasakan bagaimana rasanya tinggal di luar negeri, jadi saya sangat penasaran bagaimana sih kehidupan di luar negeri dan apa yang membedakan dengan kita di sini. Lalu jawaban Mr tersebut, “saya bosan hidup disana”. Saya semakin penasaran. Kok bisa bosan ? bukankah hidup di luar negeri itu pasti mengenakkan. Begitu benak saya yang benar-benar suatu saat ingin tinggal di luar negeri. “Di sana terlalu banyak peraturan. Semua harus atas izin” sambungnya....

Kami

Image
Tidak terasa, tiga tahun telah terlewati. Mereka adalah teman sekelas saya selama di perkuliahan. Dari awal kami ditempatkan di satu kelas, hanya saja jika ada matakuliah praktek barulah kelasnya dibagi menjadi dua. Kami adalah mahasiswa UNY jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan (PTSP) kelas B. Kami angkatan 2012, itu berarti sekarang sudah semester 7. Mungkin diantara kami sudah ada yang akan memulai penyusunan skripsinya, dan beberapa diantara kami masih aktif keluar masuk kampus untuk mengulang beberapa matakuliah yang dirasa kurang memuaskan. Saya termasuk yang jarang bergaul dengan mereka semua, hanya beberapa diantara mereka yang menjadi teman dekat saya sejak awal perkuliahan. Tapi saya berterimakasih buat kalian semua sudah menjadi teman sekelas sejak semester satu.  Fighting untuk kita semua,  semoga segera sukses dalam cita dan cintanya. Kami dengan wearpack kebanggaan kami