Posts

Showing posts with the label manajemen konstruksi

Metode Varian dan Konsep Nilai Hasil

Image
Metode varian Metode varian adalah menghitung jumlah unit yang diselesaikan kemudian membandingkan dengan perencanaan, atau melihat catatan penggunaan sumber daya, dan membandingkan dengan anggaran (Soeharto 1998). Penyimpangan yang dapat dilihat dengan metode ini adalah sebagai berikut. Biaya aktual di lapangan dengan anggaran yang dibuat pada saat perencanaan. Waktu pelaksanaan pekerjaan dengan jadwal pekerjaan. Tanggal pelaksanaan tiap kegiatan dengan rencana Progres pekerjaan dengan rencana kerja pada suatu tinjauan waktu Analisis varians dengan Kurva S dapat digambarkan sebagai berikut.  Konsep Nilai Hasil (Earned Value) Konsep ini erupakan suatu konsep perhitungan anggaran biaya sesuai dengan pekerjaan yang telah diselesaikan. Nantinya akan diketahui hubungan antara yang telah dicapai secara fisik terhadap jumlah anggaran yang telah dikeluarkan. Manfaat dari konsep nilai hasil adalah sebagai berikut: Untuk meningkatkan efektifitas dalam memantau dan mengendalikan ke...

Total Float dan Free Float

Image
Float yaitu suatu perhitungan yang menunjukkan fleksibilitas suatu kegiatan untuk dapat mulai dan selesai lebih lambat walaupun tetap dalam waktu yang diizinkan tanpa mengubah durasi atau kurun waktu proyek (Callahan, 1992) Float terdiri dari total float dan free float. Total Float (TF) TF adalah jumlah waktu yang diperkenankan suatu kegiatan boleh ditunda, tanpa memengaruhi jadwal proyek secara keseluruhan. Float Total ini dimiliki bersama oleh semua kegiatan yang ada pada jalur yang bersangkutan. Total Float suatu kegiatan sama dengan waktu mulai paling akhir, dikurangi waktu mulai paling awal kegiatan. Atau jika dituliskan dengan rumus TF = LF – EF = LS – ES TF = L(j) – E(i) – D (i-j) Free Float (FF) FF terjadi bila semua kegiatan pada jalur yang bersangkutan mulai seawal mungkin. Float bebas hanya dimiliki oleh suatu kegiatan tertentu , sehingga jika terjadi penundaan suatu kegiatan tidak akan mempengaruhi waktu mulai paling awal dari kegiatan berikutnya. FF suat...

Aktivitas Dummy

Image
Dummy membantu menjelaskan hubungan logis antar kegiatan dan memastikan bahwa setiap aktifitas memiliki nomor nodenya. Aktivitas dummy tidak memiliki durasi atau ketergantungan dengan kegiatan lain, dan selalu ditampilkan dengan menggunakan anak panah dengan garis putus-putus . Penggunaan aktivitas dummy. Pehatikan gambar.  Gambar A adalah contoh yang salah, karena jika tidak menggunakan dummy, aktifitas B dan C akan memiliki node yang sama.  Gambar B sudah digunakan aktifitas dummy, sehingga pada aktifitas B dan C sudah memiliki node yang berbeda. Berikut contoh penggunaan jaringan kerja menggunakan aktivitas dummy. Contoh1. Jarigan kerja Contoh2. Jaringan kerja